
Pemodifikator Wardoyo dari Dave Motor Concept (DMC) terpaksa berpikir dan kerja keras menerima tantangan M.Safari, pemilik Yamaha V-ixion. Pasalnya, yang punya motor minta diubah tunggangannya jadi model moge, tapi bukan seperti Yamaha FZF R1 atau R6.
M.Safari justru minta dibikin mirip Honda CBR 1100 RR. Apa nggak pusing? Mau tak mau, Wardoyo terpaksa melakukan mutilasi lantaran harus keluar dari pakem. “Biasanya mengupgrade motor sport cruiser jadi motor sport tulen dan semerek. Tapi karena permintaan kon sumen, mesti dijalani,” papar pria yang praktik di ssawangan Depok.
Dasar tukang ‘mutilasi’, bukan manusia tapi pelat, pekerjaan mengubah bentuk dinilainya tidak terlalu sulit. Apalagi dengan menggunakan pelat, lain hal jika memakai bahan fiber atau beli variasi bolt-on.
Bukti ucapan Wardoyo diperlihatkan pada fairing yang keseluruhannya dibentuk dari pelat. Supaya bentuk harmonis dan mendekati asli, lampu Honda vario dipilih, selain itu mudah didapat.
Tangki lantas ikut dipermak, mulai dari bentuk dan dimensinya agar serasi dengan fairingnya. Selain tangki, cover tengah hingga buritan perlu penyesuaian bentuk. Lagi-lagi dengan bantuan pelat dan dimensinya pun membengkak sekitar 5 cm ke kiri-kanan.
Modifikasi bagian burutin dibikin sedikit nungging, sesuai keinginan pemiliknya. Caranya, menurut Wardoyo, dengan terlebih dulu memanjangkan bagian tengah lengan ayun asli sekitar 7 cm dengan memakai pelat sekitar 7 cm yang diakali pada link unitrack.
Jadi deh, Honda CBR 1100 R. (KR15)
Senin, 25 Januari 2010
Yamaha V-ixion Bercita Rasa CBR 1100 R
Diposting oleh Tony di 21.45 0 komentar
Yamaha Jupiter MX135LC Berbodi Pelat

Seumpama merek dan lambang garputala dihapus, yakin Anda pasti nggak bisa menebak motor apa ini. Dari depan, tampilannya mirip belalang. Sebagai clue, Yamaha Jupiter MX135LC keluaran 2007 dari Singkawang, Kalbar ini dilengkapi komponen dari dua merek kompetitornya. Trus, sebagian yang menutupi bodi bukan dari bahan fiberglass.
Urusan memodifikasi, seperti motor ini, memang jarang mengandalkan bahan fiberglass, layaknya digunakan pemodifikator. “Di sini banyak main pelat, fiber nggak laku,” komentar A Liong, pemilik Jupiter MX.
Singkawang, Kalbar tempat mangkalnya seniman pelat. Termasuk MX 135 LC milik A Liong ini menggunakan bahan pelat setelab 0,4 mm. Tak heran, pembuatan bodi tak banyak tekukan yang tingkat kesulitannya tinggi. Lebih didominasi garis lurus, missal desain jok dan cover bodi belakang.
Menekuk atau membuat bodi pelat penuh lekukan lebih sulit ketimbang patah-patah seperti pada MX 135LC ini. Lagi pula, tidak semua dibuat dari pelat. Seperti bagian tengah atau atas underbone masih mempertahankan cover aslinya. “Cuma dilapisi karbon supaya terkesan sporty.
Kaki-kaki, seperti bagian belakang mengadopsi dari Honda Tiger. “Masih jarang yang mengaplikasi punya Tiger ke bebak Yamaha,” tegas A Liong. Maksud jarang dari A Liong itu untuk di Singkawang. Lantaran bentuk swing arm besar, tentu ada bagian yang harus dibubut, terutama dekat monosok.
Pengerjaan sudah rapi, sayang desain sepatbor kurang pas dengan ukuran roda yang besar. Kesannya masih kedodoran. Selain kaki-kaki, lampu depan juga dicomot dari merek lain, Honda Vario. “Tapi di custom lagi pada bagian rumah lampu supaya membingungkan,” jelas pria yang suka mengoleksi majalah Jepang ini.
Diposting oleh Tony di 21.40 0 komentar
Yamaha Jupiter MX 135LC Berubah Kelamin Jadi Laki

KOMPAS.com — Kala melesat, orang sulit menebak motor apa itu? Kalaupun dapat menangkap logo di tangki bensin, Anda pasti menyebut Yamaha. Betul sekali, tapi Yamaha apa? Terkaan Anda, paling Yamaha V-ixion lantaran tangkinya.
Memang, Irfandi dari bengkel 2XP yang memodifikasi motor ini memakai tangki Yamaha V-ixion. Sesungguhnya, basis motor ini adalah jenis bebek dari Yamaha Jupiter MX 135LC, dan untuk mengubah jenis kelamin motor ini, Irfandi enggak banyak pakai limbah moge atau potong sasis sana-sini.
Kaki-kaki asli
"Rangka enggak ada yang dipotong-potong, aslinya masih dipertahankan," sebut builder dari Pontianak, Kalimantan Barat. Cukup bermain dengan bahan fiber, bagian belakang dibikin menungging, plus bodi tambahan. Jadi, kalau ingin balik ke standar, bisa dengan mudah dilakukan.
Bagian depan dipoles jadi kekar. Seperti sokbreker asli, bagian itu diganti dengan Ohlins Thailand, termasuk piringan cakram diganti yang lebih besar dan model racing. Untuk lampu utama bukan variasi, melainkan diambil punya Suzuki Spin 125.
Sosok motor jadi kekar, selain karena tangki, juga karena adanya penambahan deltabox. "Ini pakai limbah Aprilia, tapi tanpa merusak bodi karena prinsipnya bolt on," bangga pria dari kota Khatulistiwa ini. Pemasangannya pun tidak sulit, hanya mengandalkan dua baut, satu di atas dan satunya di bawah. Posisinya pun masih menggunakan lubang baut asli (untuk yang di kanan) karena yang atas memanfaatkan lubang kunci kontak dan bawahnya dari baut footstep.
Untuk sektor kaki-kaki, Irfandi masih banyak memakai aslinya, kecuali yang depan, pakai Ohlins, sedangkan lengan ayun masih standar. Menurut Irfandi, bagian itu hanya ditambahi pelat terutama buat bagian dudukan bawah shock. Sementara itu, monoshock bawaan standar masih dipertahankan.
Lantaran sudah ganti kelamin, telapak ban mau tak mau pakai yang lebih lebar. Roda depan pakai ukuran 2,15 inci, sedangkan belakang 3,5 inci dengan lingkar 17 inci. Peleknya dipilih variasi dari Tiger bermerek Sprint.
Kejelian Irfandi tampak pada sistem knalpot. Ia mendesainnya dengan model dua muffler dan kedua-duanya berfungsi yang jalurnya dipecah di bagian tengah. Selain berubah kelamin, karya Irfandi ini bisa dibilang begitu sempurna.
Pantas, hasil garapannya berhasil memenangkan lomba kelas bebek X-treme contezt di Pontianak, Minggu lalu. Selamat!
Diposting oleh Tony di 21.37 0 komentar
ZAP Alias, Mobil Sport Berhomologasi Sepeda Motor

KOMPAS.com- Zero Air Poluttion (ZAP), spesialis produsen mobil listrik dari Santa Rosa, California,, Amerika Serikat, sangat gandrung membuat mobil tiga roda. Bahkan ada produknya kendaraan roda tiga, diberi nama ZAP Sedan dan Truck.
Ternyata, menurut perusahaan tersebut, dengan tiga roda, apakah dua di belakang atau di depan, produknya memperoleh homologasi sebagai sepeda motor. Dengan ini, tentu saja pajaknya lebih rendah.
Kendati demikian, produk terbaru ZAP, yaitu Alias, dengan format dua roda di depan satu roda di belakang, harganya bikin orang berkata, “Woow!” Pasalnya, kendaraan dengan pintu membuka bergeser ke atas, dibandrol US $35.000 atau Rp 325 juta! Harga yang cukup mahal!
Monosok
ZAP Alias - 100 persen mengandalkan energi listrik - dari belakang mirip dengan sepeda motor. Menggunakan satu roda berukuran lebar, sokbrerker tunggal atau monosok. Desain kabin, sama dengan mobil, menggunakan setir bulat. Teknik pemasangan roda depan pun sama dengan mobil, menggunakan suspensi double wishbone.
Sistem Gerak 3x2
Alias bisa dikatakan kendaraan dengan sistem gerak 3 x 2. Artinya, dari tiga yang digunakan, dua langsung memutar roda. Kedua roda depan langsung dipasangi masing-masing satu unit motor listrik berdiameter 400 m.
Kemampuan motor menghasilkan tenaga termasuk hebat. Tanpa raungan knalpot, kedua motor listrik menghasilkan tenaga 240 kW atau 321,85 PS dan torsi 756 Nm. Hebatnya lagi, untuk mendapatkan tenaga sebesar itu, motor listrik tidak harus bekerja sampai putaran tinggi, cukup 2.100 rpm.
Alhasil, selain kemampuan ngacirnya yang gesit, juga mantap dipakai pada kondisi lalu lintas kota yang kian hari tambah macet.
Untuk mengisi ulang baterainya, tinggal colokan stekker ke stop listrik 110 V (voltase di Amerika Serikat) baik di rumah atau di jalan.
“ZAP Alias mengakomodasi tiga tempat duduk, dirancang dan direkayasa di Lotus Engineering di Inggris, menggunakan motor induksi arus bolak-balik (AC) dilengkapi pendingin udara, baterai lithium-polimer 360 volt yang terdiri dari 110 sel dan tiga panel surya,” jelas Steven Schneider, CEO ZAP Advanced Technology Vehicle. Dijelaskan pula, bodi menggunakan komposit.
Performa
Di bawah kap mesin kendaraan tiga roda ini, terdapat motor listrik AC yang bekerja pada tegangan 316 volt dan berpendingin air. Dengan bodinya yang aerodinamis, konsumsi energinya bila dikonversi ke bahan bakar bensin, 42,5 kpl (km per liter).
Kemampuan Alias mencapai kecepatan tertinggi, menurut ZAP, 251 kpj (km per jam). Kempuan kendaraan berbobot 733 kg, dari 0-96 km/jam, 5,7 detik. Sedangkan baterai lithium-polimer yang digunakan, umtuk sekali isi bisa buat menempuh jarak 160 km.
Fitur atau perlengkapan tambahan yang disertakan adalah rem regeneratif, manajemen energi, power window, GPS, dan radio statelit berkualitas theater.
Kendaraan listrik tiga roda ini dilengkapi dengan panel surya 305 x 102 mm yang dimanfaatkan untuk sebagai sumber instrumen dan mengisi baterai untuk aksesori mobil. Panel surya juga bisa mengisi baterai lithium-polimer untuk menggerakan si tiga roda roda ini.
Diposting oleh Tony di 21.33 0 komentar
सेदेरेट मोबिल बेर्बहाया तहूँ Ini

Sebuah lembaga nonprofit yang mengurusi keselamatan berkendara di Amerika Serikat, Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), baru-baru ini mengeluarkan daftar kendaraan yang paling berbahaya sepanjang tahun ini.
Dari sejumlah tes tabrakan (crash-test) yang dilakukan IIHS menyatakan, kendaraan sedan kelas bawah paling berisiko fatal saat terjadi kecelakaan. Chevrolet Aveo dan Chrysler PT Cruiser pun dituding sebagai mobil yang memiliki peringkat crash-test terburuk di kelas mereka. Terutama dampak dari benturan samping dan belakang saat kecelakaan.
IIHS memasukkan Chevrolet Aveo dan Chrysler PT Cruiser dalam kelompok Cadillac STS dan Mercury Grand Marquis sebagai kendaraan yang paling berbahaya tahun 2010.
Dalam crash-test yang menggunakan mobil-mobil model 2010, tim menemukan sedikitnya trauma di 28 titik yang disebabkan benturan depan, dan 37 titik trauma akibat benturan samping pada setiap tes.
Rating terburuk adalah mobil yang menimbulkan trauma terbanyak. Masing-masing titik trauma memperoleh penilaian berdasarkan parameter khusus tergantung daerahnya.
“Mobil-mobil di daftar kami semua telah melampaui standar keamanan Federal (AS),” kata Russ Rader, juru bicara IIHS seperti dilansir Forbes. “Produsen otomotif benar-benar telah mengambil alih keselamatan.”
Tidak hanya itu, IIHS juga memasukkan Jeep Wrangler dua pintu dan empat pintu pada daftar khusus mereka. Pada crash-test yang dilakukan, Wrangler telah membuat trauma penumpang dari benturan samping. “Bila dibandingkan dengan pesaingnya, Wrangler membuat sakit saat terjadi benturan dengan pintu samping,” kata David Zuby, senior vice president of vehicle research IIHS.
Zuby mengatakan, dalam sebuah kecelakaan, kendaraan dengan massa lebih berat akan lebih baik daripada kendaraan kecil. Chevrolet Tahoe dengan berat 5.500 pon (2.750 kg) akan mengalahkan Nissan Micra yang hanya memiliki berat 1.000 pon.
“Ini rekomendasi kami untuk orang-orang akan membeli mobil menengah,” kata Zuby.
Diposting oleh Tony di 21.23 0 komentar
Suzuki Produksi GSX-R750 Cuma 25 Unit

London, 20 Januari 2010 - Divisi pabrikan motor Suzuki di Inggris mengumumkan mulai 23 Januari mendatangkan memasarkan edisi terbatas varian sportnya, GSX-R750. Motor bermesin 748 cc empat silinder itu hanya diproduksi 25 unit saja.
Karena jumlahnya yang terbatas, Suzuki akan mengundi pesanan yang ada untuk menentukan calon pembeli yang beruntung mendapatkan motor itu. Peminat diminta untuk mendaftarkan pesanannya di situs www.imgsx-r.com.
“Dengan pemesanan secara online, ini merupakan cara yang paling adil untuk mendapatkan motor tersebut. Para calon pembeli yang beruntung nanti akan kami hubungi dan motor dikirim melalui agen yang ditunjuk secara resmi,” tutur David Taylor, Direktur Penjualan dan Pemasaran Suzuki GB Inggris seperti dikutip autoevolution.
Sementara ihwal harga, Taylor menyebut, motor itu dibanderol 10.009 poundsterling atau sekitar Rp 152,7 juta. Namun sayang, tak ditegaskan apakah pemesan hanya dibatasi untuk calon pembeli dari Inggris saja atau terbuka untuk konsumen dari belahan benua lainnya.
Keunggulan motor 748 cc empat silinder yang tiap silindernya dilengkapi 2 injektor itu adalah sistem pendinginnya khas Suzuki yaitu Suzuki Ram Air Direct (SRAD). Posisi atau tingkat ketegangan rantai diatur secara otomotis melalui teknologi Electronic Control Unit (ECU).
Sementara daya yang disemburkan mesinnya mencapai 128 daya kuda pada torsi 12.800 rpm. Sedangkan torsi maksimumnya mencapai 83 Newtonmeter pada 10.000 rpm. Tetapi, kata Taylor , keunikan khas yang dimiliki motor ini adalah, pernak-perniknya yang terbuat dari bahan titanium. Bagaimana, Anda tertarik menjadi salah satu pemesan?
Diposting oleh Tony di 21.17 0 komentar
विक्सिओं Facelift

Sejumlah diler resmi Yamaha membanderol V-ixion facelift lebih mahal sekira Rp400 ribu hingga Rp500 ribu dari V-ixion sebelumnya. Lantas apa perbedaan dari motor ini? Namanya facelift pasti yang disajikan hanya ubahan minor. Dan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) hanya melakukannya di sektor tampilan.
Yang paling mencolok tentu bentuk lampu utama. Yamaha menyebutnya “New front lamp multi reflector”. Bentuknya bukan lagi bulat, tapi sudah asimetris. Sepintas bentuk lampu ini dimensinya terlihat lebih kecil dibandingkan lampu sebelumnya.
Kemudian yang juga diubah YMKI adalah rangka deltabox. Bila sebelumnya bagian ini berkelir silver, kini berubah menjadi hitam. Namun menurut Promotion Supervisor YMKI Indra Dwi Sunda, ini cuma masalah warna. Yamaha bukan mengganti deltabox tersebut dengan bahan berbeda.
“Cuma cat saja. Sebelumnya kan silver, yang baru ini hitam,” tegas dia ketika berbincnag dengan okezone.
Selanjutnya, yang juga diubah pabrikan berlogo garpu tala ini adalah striping. Indra menyebutkan, pergantian striping ini seperti tahap wajib dari sebuah facelift. “Mio facelift kan juga kita ganti striping,” tambahnya.
Lalu bagaimana dengan sektor mesin? “Sama saja,” ucap Indra. V-ixion masih dibekali dapur pacu 149,8 cc 4-tak SOHC liquid cooled fuel injection.
Dengan mesin ini, tenaga yang dihasilkan pun tetap asama yakni 14,88 PS di 8.500 rpm dengan torsi puncak hingga 13,1 Nm pada 7.500 rpm.
Pun demikian dengan dimensinya yang masih memiliki panjang 2.000 mm, lebar 705 mm, serta tinggi 1.035 mm. Suspensi depan juga tetap menggunakan teleskopik, sementara di belakang lengan ayun suspensi monocross.
Dengan harga Rp20,950.000, konsumen harus puas membawa pulang V-ixion yang sama dengan tampilan berbeda.
Diposting oleh Tony di 00.34 0 komentar
